Edisi Juli-Agustus 2016

Perjuangan para pahlawan bangsa dalam membela negara Indonesia selayaknya kita lanjutkan. Tentunya dengan cara yang berbeda, tidak lagi dengan mengusung bambu runcing ataupun bergerilya menyerang penjajah. Perjuangan yang dilakukan tidak lagi melawan penjajah yang mengancam kedaulatan NKRI, tetapi demi menyejahterakan bangsa dan melakukan pemerataan kehidupan serta penghidupan yang layak bagi penduduk Indonesia. Ditjen SDA melanjutkan perjuangan itu dengan membangun infrastruktur untuk negeri. Pada periode Pemeritahan 2014-2019, pembangunan infrastruktur bidang sumber daya air tidak hanya difokuskan di wilayah barat Indonesia, tetapi juga di wilayah timur. Dalam suata kesempatan, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dalam lima tahun akan membangun tujuh bendungan di NTT.
Bendungan Raknamo yang diulas pada Majalah Air edisi ini, merupakan bendungan di NTT yang dipercepat pelaksanaan pembangunannya demi mengatasi kekeringan yang melanda provinsi itu. Selain bendungan, Ditjen SDA membangun infrastruktur pengamanan pantai di beberapa lokasi di NTT. Masih di wilayah timur Indonesia, terdapat pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan yang akan menjadi bendungan terbesar di Sulawesi Utara. Juga di tanah Sulawesi, kita akan mengulas pengendalian banjir di Sulawesi Barat. Menuju wilayah barat Indonesia, terdapat Bendungan Sei Gong di Kota Batam dan Bendungan Tugu, Jawa Timur. Tidak hanya dari segi pembangunan fisik, Ditjen SDA juga mengejawantahkan semangat Kerja Nyata dengan melakukan rotasi pejabat serta Rapat Koordinasi Persiapan Evaluasi Tengah Tahun 2016 dan Persiapan Tahun 2017. Kedua hal ini dilakukan untuk melakukan percepatan program kerja.
Akhir kata, dengan semangat berjuang demi kemaslahatan bangsa, mari kita teruskan Kerja Nyata di setiap lini pekerjaan kita.

Download Majalah

Comments for this post are closed.